Minggu, 06 Januari 2013

Gimana Kabar Mbok Sumi?

Untuk menyegarkan kembali ingatan kita, bahwa pada bulan Desember lalu saya telah mengikuti lomba menulis cerpen di Majalah Kuntum Yogyakarta dan berakhir tepat di penghujung tahun 2012 lalu. Waktu itu saya menulis kisah Mbok Sumi dalam balutan cerpen dengan judul "Balada Rujak Cingur Mbok Sumi". Untuk lebih mengetahui gmn sih, isinya, ulasannya ada di sini.

Ini merupakan kali pertama saya ngikutin lomba cerpen ini. Dan saking semangatnya, saya pun sudah mencari informasi tentang pengumuman dari majalah kuntum. Untungnya admin yang ngadain lomba ini membuat sebuah grup di FB. Di situ memuat tentang info2 mengenai lomba cerpen Majalah Kuntum tersebut. Diceritain pula hal-hal konyol dari para peserta yang mengikuti lomba ini oleh adminnya. Kayak gini nih copast nya dari admin Majalah Kuntum

ni unek2 admin ya Banyak Judul subjectnya salah, masuk spam, ndadak edit file ODT, gak ada alamat lengkap(HP/twitter/FB),ada yang pake cover majalah negara sebelah( majalah Kuntum Jiplakan mereka), salah kamar (majalah kuantum, majalah kuncung, majalah kultum), judul sama nama filenye beda jadi bingung judulnya yg mana?, ada yang lebih parah lagi cerpennya g ada judulnya. dan ada yg nyantumin nomer rekening juga. lucu2 pokoknya. tapi salut kualitas cerpen kalian bagus2. semua provinsi ada dari aceh-papua bahkan kiriman dari mahasiswa luar negripun ada.

Admin__

Patut bangga dong, karena yang ikut lomba ini banyak banget. Bahkan sampai dari luar negeri pun juga ikut lho. Terus admin juga mengepost tentang cerpen mana saja yang diterima oleh dewan juri. Dan cerpen andalan Mbok Sumi saya alhamdulillah sudah diterima. Ada di urutan 198.

‎155 Teguh Ansori |Tanpa Sepatah Kata
156 Syarifuddin HH |Di Bawah Pohon Rindang
157 Heni Prahesti |Maafkan aku Ibu
158 Shafa Noer |SENYUMKU
159 Musolli |Cita-Citaku, Cita-Cita Mama’
160 Siti Hardianti |Jazaaul Kadzab
161 Apika Putri Cahya Sandewa |NARA …
162 Mahmudi |Pinjam Dipinjam
163 Nita Safitri |Untukmu Mira
164 Intan Novela |Ayah kapan kita sholat berjamaah bersama?
165 Dian Nafi. |GEA TIDAK GILA
166 Dianita Devi Putri |Dalam Senyum Ibu
167 Siti Nurjana |Kelumpuhan Bukan Halangan
168 Zubeir el-Awwabi |Ketika Bayu Bertanya
169 Himayatul Aqidah |Aku dan Kamu seperti Rel Kereta Api
170 Adi Hasdian |Motivasi Ala Pak Yusril
171 Elya Nindy Alfionita |Wanita Dalam Cerita
172 Nimas Kinanthi |Mbah Juru Kunci
173 Annisa Larasati |Ku Temukan Cinta
174 Novita Sari |Sayap Dari Tuhan
175 Nurhidayati Riana |Menjadi.. ibu
176 Nafisatul Husniah |Dulunya Pembela
177 Nikodemus Niko |Hadiah Terakhir Untuk Ayah
178 Siti Rahmah Nurul Aini |Cintaku Hanya menjadi Cinta Seorang Adik Untuknya
179 M Farhan Noer Abdur Rosyid |Ayah dan Kebenarannya
180 Anton Aebdusalam |Untuk Kaum Aku
181 Esti Wahyuningsih |Wanita Ditengah Hujan
182 Reni Prasetia N. |Childhood Memories
183 Eka Mega Cynthia |Perihal Rahasia Mbah Kakung
184 Aisyah |Hujan Galau
185 Wahyu Sekar Sari |Terkejar Sesal
186 Khusnul Khotimah |Give Me Power When I Could Open My Eyes
187 Rian Harahap |Nyanyian Gaza
188 Putri Velly Mildaniah |BUNGA TAK MEKAR
189 Ain Nurwindasari |GAGAK DAN BUNGA
190 Maisarah |DALAM KETEGUHANMU KU TEMUKAN DUNIAKU
191 Tomy Kurniawan |Sahabat Psychoart
192 Saeful Bahri |Jika Belum Terlambat
193 Novita Hariyani |PENYESALAN TERAKHIR
194 Ika Endaryani |Lebih Mati Lapar, daripada tak lagi Perawan
195 Dini Dwi Kurniawati |Diaryku
196 Nida Qolbi |Kado Untuk Sahabatku Ani
197 Yosefa Sella Arief |Harapan, Cinta, dan Impian
198 Zulfa Khoirun Nisa’ |BALADA RUJAK CINGUR MBOK SUMI
199 Muhammad Saepudin |Gejolak Hati
200 Muthi’ah Zahra |Singkat Saja..
201 Evy Novyanti |Nikmat Rindu
202 Siti Musayaroh |PITA MERAH JAMBU
203 Dianita Utami |Ibu Ayo Bangun
204 Juliyanto Sugihartono |Ibu, Izinkanlah aku membalas jasamu
205 Muhrodin |Lukisan Cinta
206 Metias Kurnia Dita |Karena Sepeda
207 Afri Zahara |Jilbab Pertama Zahra
208 Ayu Uswah |Senyum bahagia untuk kakakku
209 Ika Pasca H |Panggil Saja Aku Onie*
210 Nur Rachmawati |Angpao Bocor
211 Lailatul Muizzah |Ketika Cinta
212 Putri Agustina |Membenam Lara
213 Ma’mun Fathur Rofik |DI ATAS DAUN WARU
214 Muhammad Samsul Hadi |SELENDANG HIJAU GUNUNG LAWU
215 Happy Resa Kurniawati |Bingkisan Senyum Untuk Febri
216 Guntoro |Arti dan Makna Bunga Mawar
217 Masduri |SENDIRI
218 Khoniatun Nurbaeti |Move On = Happy
219 Metanisa Rofi Hamtina |Badai Hidup Diana
220 Yuli Indriyanti |TUJUH HARI SUDAH CUKUP
221 Aniyatussholihah |Want You
222 Suratun Almaidah |Teruntuk Putriku
223 Eka Budiarti |Izinkan Aku Memelukmu Ayah
224 Zahrotunnisa |Kambing Betina
225 Linna Friska |Karena Aku Sayang Mereka
226 Vinda Achroma |Lagu Terakhir Untuk Sahabatku
227 Lulu’ Yahdillah |Laily
228 Dara Alhusnah |Hidup Matiku Hanya Untuk Ibu
229 Sri Maria |Love In China
230 Made Dwiki Puspitayani |Seragam Putihku
231 Adly Al-Fadlly |LANGIT-LANGIT LANGIT
232 Jaja Jaliluddin |Ada Yang Hilang
233 Sahrul Hasan |Cerah Kembali Mendung
234 Astari Syifa Khairani |KEAJAIBAN BERSEDEKAH
235 Nena Fauzia |Trainer Penggombal
236 Ananda Rezky Wibowo |Kisah Klasik Itu, Keluarga Kecil Komputer B
237 Putri Dwi Tanti |Yang Hilang Tak Sebanding Yang Ku Dapatkan
238 Ahmad Fikri |Dasar Genius
.....



Alhamdulillah, ternyata cerpen saya sudah diterima. Tak sia-sia saya cari keringat buat nulis cerpen ini. Hufftt.. Ya semoga cerpen ini bisa memeriahkan lomba cerpen majalan Kuntum, memberikan inspirasi bagi kita, dan semoga menang. Amin..Kalau pun belum menang, ya gpp, itung2 cari pengalaman dalam hal tulis menulis curahan hati :D
 
 
 

1 komentar:

  1. banyakin nulis ya. siapa tau beneran bisa dimuat di penerbitan.

    salam
    AHL

    BalasHapus